Waspada, 6 Lokasi di Kalimantan Barat Diterjang Angin Kencang
HomeNewsNusantara Waspada, 6 Lokasi di Kalimantan Barat Diterjang Angin Kencang Ade Putra, Jurnalis &C…
- Home
- News
- Nusantara
Ilustrasi Angin Kencang (foto: Shutterstock) A A A PONTIANAK - Sebanyak 6 lokasi di kabupaten/kota di Kalimantan Barat saat ini diterjang tiupan angin kencang. Diperkirakan, akan disertai hujan dengan intensitas lebat dan petir.
Prakirawan BMKG Kalimantan Barat, Abraham Maulida menerangkan 6 kabupaten/kota yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem seperti terjadi hujan dengan intensitas sedang sampai lebat disertai kilat atau guntur petir dan a ngin kencang itu, terjadi di sebagian wilayah Kota Pontianak dan Singkawang, serta Kabupaten Kubu Raya, Kayong Utara, Mempawah dan Bengkayang.
BERITA TERKAIT +- Bencana Melanda Indonesia, Pengungsi Mencapai 3 Juta Jiwa
- Kerusakan Akibat Cuaca Ekstrem, BPBD Bantul Taksir Capai Rp50 Miliar
- Hingga Mei 2018, Sukabumi Berstatus Siaga Darurat Bencana
(Baca Juga: 3 Hari ke Depan, Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Sebagian Wilayah Indonesia)
"Diperkirakan akan meluas Kabupaten Ketapang dan Sambas," ujar Abraham kepada Okezone, Senin (4/12/2017).
Kondisi ini, sambung dia, diperkirakan masih akan berlangsung hingga sore nanti. Pantauan di lapangan, angin kencang disertai hujan sudah menerjang di kawasan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Barat; Kota Baru dan Purnama, Kecamatan Pontianak Selatan.
"Di Sungai Jawi, tadi ada atap yang terbang. Di P urnama juga hujan dan angin kencang disertai pemadaman listrik," ucap Yohanes, warga Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Barat.
(Baca Juga: Bencana Melanda Indonesia, Pengungsi Mencapai 3 Juta Jiwa)
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi selama hujan lebat disertai kilat/petir dan angin berpotensi terjadi di sebagian wilayah Indonesia.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan potensi hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang yang disebabkan oleh bibit siklon tropis. Di mana bibit siklon tersebut mengakibatkan terbentuknya belokan angin (Shear), dan konvergensi di wilayah Indonesia.(fid)
(amr)
Berita Lainnya
-
Banjir Serta Longsor Melanda 9 Kecamatan di Kabupaten Bireuen
-
Diguyur Hujan Lebat, Kantor Polres Solok Arosuka Amblas
-
Sungai di Aceh Tenggara Meluap, SAR Evakuasi Ratusan Santri dari Pesantren
-
Gempa 5,1 SR Landa Ambon, Tidak Berpotensi Tsunami
-
Gempa 5,1 SR Landa Ambon, Tidak Berpotensi Tsunami
-
Milad GAM, Polisi Imbau Agar Tidak Naikkan Bendera Bintang Bulan
-
Melawan saat Ditangkap, Pengedar Sabu Ambruk Ditembak Polisi
-
Bawa Peluru Jenis Penabur, 4 Orang Ditangkap di Perbatasan Indonesia-Malaysia
Berita Terkait
Cuaca Eks trem- Cuaca Ekstrem di Sumut, BMKG: Waspadai Banjir dan Tanah Longsor
- Usai Banjir dan Longsor, Semua Camat di Bantul Ngumpul
- Puluhan Ton Ikan di Danau Maninjau Mati Mendadak
- Ombak Tinggi di Laut Maluku, Nelayan Diimbau Jangan Nekat Melaut
- Banjir Landa 21 Kelurahan di Tebing Tinggi, 21.000 Lebih Warga Jadi Korban
- Waspada, Siklon Tropis Dahlia Terpantau di Sekitaran Perairan Jatim
- BNPB: Dampak Siklon Cempaka Sejumlah Daerah Luluh Lantak
- Puncak Cuaca Ekstrem Diprediksi Terjadi pada Januari hingga Februari 2018
- Cuaca Ekstrem Landa Indonesia, Jokowi: Masyarakat agar Hati-Hati dan Waspada
- Berdampak Mematikan, Mengapa Siklon Diberi Nama Dahlia & Cempaka?

Tidak ada komentar